Indonesia dijajah Jepang lagi !! Ayo beritahu TNI, polisi dan seluruh rakyat Indonesia...!! Supaya mereka menyiapkan senjata untuk menumpas Jepang...Tapi gak usah egitunya kalee... disini maksudnya dijajah bukan perang lantas rakyat Indonesia dianiaya, trus banyak wanita (yang bahkan dibawah umur alias daun muda) dijadikan jugun ianfu... Yang laki-laki jadi romusha... Yang anak-anak dijadikan sandera... Yang lansia dibiarkan menemui ajalnya sendiri.... (Serem kan....??)
Penjajahan Jepang di millenium ini adalah MUSIK dan MANGA. Ngeri banget kan dengernya?? (aauuuuu......) Musik Jepang, dan yang paling populer adalah japanese rock (j-rock) awalnya sepi peminat di tanah air beta.
Tapi begitu ada segelintir orang yang berusaha mengangkat wacana j-rock untuk dijadikan aliran band-band masa kini seakan menemui jalan buntu... Tapi tenang, di ujung jalan buntu itu ada pintu, itulah pintu yang membuat J-Rocks memenangi festival sehingga diajak Aquarius Musikindo untuk rekaman album pertama yang launch taun 2004. Emang, buah jatuh tak jauh dari pohonnya, saat itu albumnya belum begitu laris. Namun, album keduanya meledak di pasaran, dan mengakibatkan beberapa korban tewas dan luka-luka. Dan mini album dari Abbey Road pun ditunggu-tunggu J-Rockstar (fens J-Rocks).. Akibat demam j-rock, sekarang banyak bermunculan band-band yang mengaku beraliran rock jepang. Dari gaya pakaian, model rambut, ukuran sepatu, sampe warna baju dalam pun sangat diperhatikan oleh setiap personel J-Rocks.. Tak heran jika tiap kali perform diatas panggung begitu memukau, selain kemahiran dalam bermusik.. Namun, mereka adalah anak bangsa yang baik. Contohnya, menjadikan batik sebagai kostum panggung mereka. Jadi mereka bukan mentah-mentah memakan Jepang-Jepangan...
Sebelum musik jepang menembus pasar Indonesia, para penjajah Jepang sudah lebih dulu memata-matai Indonesia dengan mengirimkan beberapa pasukan, antara lain Songoku, Picollo, Doraemon, Suneo, Nobita, dkk. Yoi sob, bener banget, komik jepang ato lazim disebut Manga. Kalo manga gue gak bisa bicara banyak, soalnya waktu gue SD nih komik dah masuk Indonesia... Tapi yang jelas, perkembangan manga di Indonesia sangat bagus. Bahkan sering diadakan lomba membuat manga (yang sekarang ini gue tau adalah Suara Merdeka) dan juga Cosplay.
Cosplay, alias Costume Player adalah festival dimana orang-orang berlomba untuk membuat diri mereka mirip dengan tokoh kartun Jepang or Anime. Mulai dari pakaian, gaya rambut, cara bicaranya, sampai gaya khasnya. Gue sendiri lom pernah liat langsung cosplay tu kayak gimana... Paling cuman liat liputannya di majalah.. ^^Sampai artikel ini diposting, gejala demam j-rock, anime, maupun manga sangatlah hebat di bumi pertiwi. Memang dulu Indonesia pernah dijajah oleh kartun Amerika ala Disney, Kura-kura Ninja, dkk. Namun sekarang jarang sekali kartun Amerika menghiasi layar kaca televisi, yang ada Naruto, Bleach, Bakugan, Sinchan, dkk.
Bagi yang menyukai Jepang-jepangan, sebenernya sih gak masalah... Asal masih mau mempelajari kesenian dan kebudayaan daerah sendiri. Terlebih bisa melestarikan dan membawanya ke ranah internasional. Buat apa?? Supaya kebudayaan asli kita gak diklaim oleh negara lain...Are you ready to studying wayang??


ntug templet ndi we?
BalasHapusasli blogger leh...
BalasHapussaia menyukai postingan anda
BalasHapus